Para Ilmuan Yang Memiliki Kebiasaan Aneh – burroughs.net

Beberapa ilmuan yang dikenal dunia namun memiliki kebiasaan yang cukup aneh bahkan ada beberapa yang tidak bisa diterima akal sehat dan diluar nalar manusia.

This content shows Simple View

Marc Russell

Werner Heisenberg Profesor Linglung yang Dikenal Dunia

Ilmuwan-ilmuwan yang ada di seluruh dunia ini merupakan salah satu bentuk bukti nyata bahwa kecerdasan bisa merubah nasib banyak orang dan membantu banyak orang. Melalui penemuan mereka, mereka telah berhasil membuktikan hal tersebut, namun apa jadinya jika sosok Profesor penemu itu bisa dikatakan suka linglung seperti Profesor Werner Heisenberg?

Profesor Werner Heisenberg
Profesor Werner Heisenberg

Ya, Anda tidak salah dalam membaca, profesor yang satu ini memang dikenal menjadi profesor gila di dunia karena ia yang linglung. Padahal ia merupakan seorang ahli fisikawan loh! Nah, bagi Anda yang belum mengenal sosoknya, berikut ini merupakan ulasan lengkap mengenai sosok Profesor Werner Heisenberg tersebut.

Kehidupan Profesor Werner Heisenberg

Profesor Werner Heisenberg merupakan seorang ilmmuwan yang lahir di Wurzburg, Jerman pada tanggal 5 Desember 1901, dan telah meninggal di Munchen, Jerman pada 1 Februari 1976 silam. Ia adalah seorang ahli teori sub-atom yang berasal dari Jerman dan telah memenangkan penghargaan Nobel dalam bidang Fisika pada tahun 1932.

Kehidupan dari Profesor Werner Heisenberg diceritakan pernah mengalami putus sekolah dalam jenjang sekolah lanjutan yang diakibatkan oleh Perang Dunia I pda kala itu. Ia terpakas putus dari jenjang pendidikannya karena harus membantu memungut hasil panen untuk di bawa ke Bayern.

Pada saat setelah Perang Dunia I selesai, Profesor Werner Heisenbergbertolak kembali ke Munchen dan disana ia sukarela menjadi pembawa pesan untuk angkatan sosialis demokrat yang pada saat itu bertempur dan ingin mengusir pemerintahan komunis saat itu yang telah mengambil alih Bayern.

Profesor Werner Heisenbergjuga melibatkan diri dalam perkumpulan pemuda yang pada saat itu mencoba membangun kembali Jerman dari kekalahan pahitnya dalam Perang Dunia I yang telah berlangsung. Ia bahkan juga merupakan salah satu dari “Pramuka Baru” yang ada di Jerman, yang mana kelompok ini menginginkan adanya kehidupan Jerman yang berasal dari pengalaman langsung kepada alam, musik, pemikiran, dan puisi romantik data hk.

Lalu apakah benar ia dijuluki sebagai seorang profesor linglung? Maka jawabannya adalah iya. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan sikapnya yang sering linglung dalam kehidupan sehari-hari walaupun ia merupakan salah satu fisikawan teoritis yang paling cerdas yang pernah ada.

Hingga pernah suatu hari Profesor Werner Heisenberg nyaris gagal dalam ujiannya di doktoral karena ia bahkan tidak tau atau memahami apapun dalam persoalan teknik eksperimental. Yang mana saat seorang profesor di komite ujian doktoral tersebut bertanya kepadanya bagaimana ia bekerja, ia malah sama sekali tidak tahu.

Hal-hal itulah yang membuatnya dijuluki profesor linglung. Karena selalu lalai dalam hal-hal sepele dan bisa tidak tahu apa-apa mengenai hal-hal yang sangat krusial sifatnya.

Sumbangsihnya dalam Ilmu Pengetahuan

Seperti yang telah sedikit disinggung diatas, Profesor Werner Heisenberg merupakan sosok yang sangat brilian dalam bidang fisikawan teoritis. Ia dikenal sebagai salah satu penyumbangsih terbesar bagi ilmu fisika di abad ke-20. Karirnya dimulai pada saat tahun 1920 ia memasuki Universitas Munchen untuk mengambil studi matematika, akan tetapi kemudian ia mengambil fokus kepada fisika teoritis.

Pada saat belajar di fisika teoritis itulah Profesor Werner Heisenberg, bertemu dengan banyak ilmuwan yang karya-karya nya juga mendominasi dibidang fisika seperti Max Born, Enrico Fermi, Niels Henrik David Bohr, dan Wolfgang Ernst Pauli. Kemudian pada tahun 1923 ia menerima gelar Ph.D nya dan memusatkan perhatiannya pada penyusunan model atom Bohr-Rutherford.

Pada usia 22 ia meninggalkan Bayern dan kemudian pindah ke pulau Heligoland, dan ia memusatkan perhatiannya pada pemecahan masalah model atom. Yang mana ia mampu merealisasikan pembatasan model visual yag mana ia juga mengusulkan dengan data eksperimental dan juga hasil matematika.

Profesor Werner Heisenberg bahkan menerapkan matematika dalam bidang fisika atom yang kemudian disebut dengan mekanika matriks. Hal inilah yang menjadi sebuah titik balik dalam bidang fisika, yang mana banyak ilmuwan lain yang tidak memiliki model fisika untuk menghubungkannya.

Kehidupan Profesor Werner Heisenberg berubah menjadi sulit akibat adanya kerusuhan politik yang sedang terjadi di Jerman dan juga adanya Perang Dunia II yang berdampak pada babnyak ilmuwan Jerman. Ditahun 1930-an bahkan ada gerakan eksodus massal yang dilakukan oleh banyak ilmuwan Jerman.

Dan diantara terjadinya eksodus tersebut Profesor Werner Heisenberg merupakan salah satu dari ilmuwan Jerman yang memilih untuk tetap tinggal. Dengan beberapa ilmuwan lain seperti Max Karl Ernst Ludwig Planck, ia juga menunjukkan komitmen untuk dapat tetap melindungi tradisi serta institusi ilmiah yang dimiliki oleh Jerman.

Kemudian pada tahun 1970 ia memilih untuk pensiun dan kemudian istirahat dari dunia fisika teoritis dengan meninggalkan banyak sumbang sih besar untuk bidang fisika teoritis tersebut. Pada tahun 1976 Profesor Werner Heisenberg meninggal dan meninggalkan seorang istri serta 7 orang anak.



William S. Burroughs

Riwayat Hidup William S. Burroughs

William S. Burroughs, seorang pecandu narkoba, alkohol dan obat-obatan terlarang lainnya yang memiliki kisah hidup yang cukup menarik. Ia banyak menulis buku yang cukup terkenal hingga saat ini seperti Naked Lunch dan Junky. Ia juga seorang musisi yang cukup dikenal di wilayahnya dan telah memiliki beberapa proyek rekaman dari hasil karya nya. William S. Burroughs meninggal pada usia ke 83 di negara bagian Kansas Amerika Serikat.

Biografi Dan Perjalanan Hidup Burroughs

Burroughs lahir di St. Louis, Missouri pada 5 Februari 1914. Ia adalah cucu seorang ilmuan yang cukup berpengaruh di dunia yaitu seorang penemu dan pelopor salah satu mesin teknologi yang hingga saat ini masih sering digunakan. Burroughs kecil adalah seorang yang cukup jenius, mungkin karena keturunan dari seorang ilmuan dan seorang ayah yang juga cukup jenius. Ayahnya bernama Mortimer Burroughs yang merupakan salah satu orang yang cukup berpengaruh di St. Louis dan seorang ibu yang juga seorang pengajar bernama Laura Lee.

William S. Burroughs

William S. Burroughs menyelesaikan seorang menengah umumnya di sekolah lokal setempat. dan kemudian ia melanjutkan kuliahnya di Universitas Harvard dan mengambil jurusan sastra Inggris. Karena kejeniusannya ia pun tampat dengan cepat pada tahun 1936 sebagai lulusan terbaik.

Kemudian ia melanjutkan hidupnya dengan menikahi seorang gadis cantik bernama Ilse Klapper di Amerika serikat. Namun pernikahan tersebut tidak berlangsung lama, Burroughs dan Ilse Klapper pun harus berakhir diperceraian karena ketidakcocokan mereka satu sama lain.

Awal Mula Menjadi Seorang Penulis

Karena belum berhasil dalam karier, Burroughs mencoba hal lain yang diyakininya bisa memberikannya kehidupan yang lebih baik. Hal tersebut pun terjadi ketika ia bertemu dengan Jack Kerouac dan Allen Ginsberg yang merupakan seorang penulis novel. Dan mereka pun bertekat menulis sebuah buku yang diberikan judul Beats yang berisi tentang artistik dari gerakan bebas.

Pada tahun 1940 mereka juga merilis sebuah novel yang berisi tentang pembunuhan yang cukup laris di tahun itu. Setelah memiliki sedikit perkembangan dalam hidupnya, Burroughs pun menikah kedua kalinya dengan seorang gadis bernama Joan Vollmer. Namun sayangnya Burroughs memiliki sedikit kelainan seks sesama jenis yang membuatnya memiliki ketertarikan dengan rekannya Allen Ginsberg.

Akhirnya Burroughs dan Allen Ginsberg pun menjalin hubungan kekasih dan melakukan seks bebas sesama jenis. Dan hal tersebut juga diketahui oleh Joan Vollmer yang membuatnya sedikit dilema dengan apa apa yang terjadi kepada suaminya.

Kecanduan Narkoba Dan Obat Terlarang

kehancuran dalam hidup Burroughs adalah ketika ia mulai kecanduan heroin dan obat terlarang lainnya saat ia menetap di Mexico pada pertengahan tahun 1951. Ia pun mulai kecanduan oleh alkohol yang membuat hidupnya semakin terpuruk. Ketertarikannya dengan senjata api membuat masalah besar yang tidak bisa ia lupakan dalam hidupnya.

Setelah melakukan pesta narkoba dan alkohol dengan rekan-rekannya, hal yang tidak diinginkan pun terjadi, pertengkarannya dengan Joan Vollmer yang membuatnya secara tidak sengaja membidik Vollmer dengan senjata api yang mengakibatkan tewasnya Vollmer pada saat itu juga.

Hal tersebut pun membuatnya harus berada didalam penjara dalam waktu yang cukup lama dan membuatnya depresi berat akibat kejadian yang tidak terduga tersebut. Hingga akhirnya ia harus menerima kenyataan hidupnya yang cukup memprihatinkan didalam penjara.

Kembali Menjadi Seorang Penulis

Setelah bebas dari penjara, Burroughs memilih untuk kembali menjadi seorang penulis dan menulis sebuah novel berjudul Junky pada pertengahan tahun 2953 dengan tema William Lee. Ia menulis perjalanan hidupnya yang kelam setelah mengenal narkoba yang membuatnya cukup terpuruk dan menyesali semua yang telah ia lakukan dalam hidupnya.

Namun setelah novel tersebut dirilis dan telah diterima oleh masyarakat, hidup Burroughs tidak menjadi lebih baik. Kebiasaan buruknya minum alkohal dan menghambur-hamburkan uang membuatnya kembali pada keterpurukan. Hal tersebut membuatnya kembali mengkonsumsi narkoba dan kini dalam dosis yang jauh lebih besar.

Menyadari dirinya yang semakin terpuruk, Burroughs pun memutuskan untuk mengubah jalan hidupnya dengan pergi ke London. Kemudian ia masuk kedalam panti rehabilitasi untuk menghentikan kecanduannya dari narkotika.

Pada tahun 1960, Burroughs kembali menulis sebuah novel berjudul Naked Lunch dan kali ini ia berkolaborasi dengan bantuan Ginsberg dan Kerouac yang masih menceritakan perjalanan hidupnya yang masuk dalam jebakan dan ketergantungan dengan narkotika. Dan tidak menggunggu waktu yang lama novel yang dirilisnya kali ini berhasil diterima masyarakat yang membuatnya dikenal luas di Amerika Serikat pada pertengahan tahun 1960.

Sejak saat itu Burroughs pun berhasil merilis beberapa novel yang juga diterima luas di kalangan masyarakat seperti The Soft Machine pada tahun 1961, Nova Express pada tahun 1963, dan The Yage Letters pada tahun 1964.

Ketertarikan Burroughs Terhadap Dunia Musik

Perjumpaan Burroughs dengan Laurie Anderson, Sonic Youth dan Genesis P-Orridge membuatnya tertarik dengan dunia musik dan mereka pun berkolaborasi dalam musik hingga masuk dapur rekaman dan merilis sebuah album yang diambil dari karya novelnya yang berjudul Naked Lunch dan The Soft Machine di tahun 1965.

Sejak saat itu, Burroughs semakin dikenal luas dalam bidang musik, dan membuatnya menjadi salah satu orang yang paling berpengaruh dalam perkembangan musik di daerah tersebut.

namun Burroughs sepertinya lebih memiliki ketertarikan dalam menulis, yang membuatnya kembali melanjutkan profesi sebelumnya sebagai penulis dan berhasil menerbitkan beberapa novel yang berjudul A Book of the Dead pada tahun 1971, and Exterminator pada tahun 1973, dan The Third Mind pada tahun 1978.

Burroughs juga dipercaya menulis skenario sebuah film yang berjudul The Last Words of Dutch Schulz pada akhir tahun 1973 dan mengerjakan sebuah proyek penulisan buku data sgp yang berisi tentang kisah hidupnya.

Kejadian pahit kembali harus menimpa Burroughs ketika putra sulungnya yang bernama Billy Burroughs jr yang juga seorang penulis harus meninggal dunia karena kecanduan alkohol dan over dosis narkoba pada tahun 1981.




top