Para Ilmuan Yang Memiliki Kebiasaan Aneh – burroughs.net

Beberapa ilmuan yang dikenal dunia namun memiliki kebiasaan yang cukup aneh bahkan ada beberapa yang tidak bisa diterima akal sehat dan diluar nalar manusia.

This content shows Simple View

Blog

William S. Burroughs

Riwayat Hidup William S. Burroughs

William S. Burroughs, seorang pecandu narkoba, alkohol dan obat-obatan terlarang lainnya yang memiliki kisah hidup yang cukup menarik. Ia banyak menulis buku yang cukup terkenal hingga saat ini seperti Naked Lunch dan Junky. Ia juga seorang musisi yang cukup dikenal di wilayahnya dan telah memiliki beberapa proyek rekaman dari hasil karya nya. William S. Burroughs meninggal pada usia ke 83 di negara bagian Kansas Amerika Serikat.

Biografi Dan Perjalanan Hidup Burroughs

Burroughs lahir di St. Louis, Missouri pada 5 Februari 1914. Ia adalah cucu seorang ilmuan yang cukup berpengaruh di dunia yaitu seorang penemu dan pelopor salah satu mesin teknologi yang hingga saat ini masih sering digunakan. Burroughs kecil adalah seorang yang cukup jenius, mungkin karena keturunan dari seorang ilmuan dan seorang ayah yang juga cukup jenius. Ayahnya bernama Mortimer Burroughs yang merupakan salah satu orang yang cukup berpengaruh di St. Louis dan seorang ibu yang juga seorang pengajar bernama Laura Lee.

William S. Burroughs

William S. Burroughs menyelesaikan seorang menengah umumnya di sekolah lokal setempat. dan kemudian ia melanjutkan kuliahnya di Universitas Harvard dan mengambil jurusan sastra Inggris. Karena kejeniusannya ia pun tampat dengan cepat pada tahun 1936 sebagai lulusan terbaik.

Kemudian ia melanjutkan hidupnya dengan menikahi seorang gadis cantik bernama Ilse Klapper di Amerika serikat. Namun pernikahan tersebut tidak berlangsung lama, Burroughs dan Ilse Klapper pun harus berakhir diperceraian karena ketidakcocokan mereka satu sama lain.

Awal Mula Menjadi Seorang Penulis

Karena belum berhasil dalam karier, Burroughs mencoba hal lain yang diyakininya bisa memberikannya kehidupan yang lebih baik. Hal tersebut pun terjadi ketika ia bertemu dengan Jack Kerouac dan Allen Ginsberg yang merupakan seorang penulis novel. Dan mereka pun bertekat menulis sebuah buku yang diberikan judul Beats yang berisi tentang artistik dari gerakan bebas.

Pada tahun 1940 mereka juga merilis sebuah novel yang berisi tentang pembunuhan yang cukup laris di tahun itu. Setelah memiliki sedikit perkembangan dalam hidupnya, Burroughs pun menikah kedua kalinya dengan seorang gadis bernama Joan Vollmer. Namun sayangnya Burroughs memiliki sedikit kelainan seks sesama jenis yang membuatnya memiliki ketertarikan dengan rekannya Allen Ginsberg.

Akhirnya Burroughs dan Allen Ginsberg pun menjalin hubungan kekasih dan melakukan seks bebas sesama jenis. Dan hal tersebut juga diketahui oleh Joan Vollmer yang membuatnya sedikit dilema dengan apa apa yang terjadi kepada suaminya.

Kecanduan Narkoba Dan Obat Terlarang

kehancuran dalam hidup Burroughs adalah ketika ia mulai kecanduan heroin dan obat terlarang lainnya saat ia menetap di Mexico pada pertengahan tahun 1951. Ia pun mulai kecanduan oleh alkohol yang membuat hidupnya semakin terpuruk. Ketertarikannya dengan senjata api membuat masalah besar yang tidak bisa ia lupakan dalam hidupnya.

Setelah melakukan pesta narkoba dan alkohol dengan rekan-rekannya, hal yang tidak diinginkan pun terjadi, pertengkarannya dengan Joan Vollmer yang membuatnya secara tidak sengaja membidik Vollmer dengan senjata api yang mengakibatkan tewasnya Vollmer pada saat itu juga.

Hal tersebut pun membuatnya harus berada didalam penjara dalam waktu yang cukup lama dan membuatnya depresi berat akibat kejadian yang tidak terduga tersebut. Hingga akhirnya ia harus menerima kenyataan hidupnya yang cukup memprihatinkan didalam penjara.

Kembali Menjadi Seorang Penulis

Setelah bebas dari penjara, Burroughs memilih untuk kembali menjadi seorang penulis dan menulis sebuah novel berjudul Junky pada pertengahan tahun 2953 dengan tema William Lee. Ia menulis perjalanan hidupnya yang kelam setelah mengenal narkoba yang membuatnya cukup terpuruk dan menyesali semua yang telah ia lakukan dalam hidupnya.

Namun setelah novel tersebut dirilis dan telah diterima oleh masyarakat, hidup Burroughs tidak menjadi lebih baik. Kebiasaan buruknya minum alkohal dan menghambur-hamburkan uang membuatnya kembali pada keterpurukan. Hal tersebut membuatnya kembali mengkonsumsi narkoba dan kini dalam dosis yang jauh lebih besar.

Menyadari dirinya yang semakin terpuruk, Burroughs pun memutuskan untuk mengubah jalan hidupnya dengan pergi ke London. Kemudian ia masuk kedalam panti rehabilitasi untuk menghentikan kecanduannya dari narkotika.

Pada tahun 1960, Burroughs kembali menulis sebuah novel berjudul Naked Lunch dan kali ini ia berkolaborasi dengan bantuan Ginsberg dan Kerouac yang masih menceritakan perjalanan hidupnya yang masuk dalam jebakan dan ketergantungan dengan narkotika. Dan tidak menggunggu waktu yang lama novel yang dirilisnya kali ini berhasil diterima masyarakat yang membuatnya dikenal luas di Amerika Serikat pada pertengahan tahun 1960.

Sejak saat itu Burroughs pun berhasil merilis beberapa novel yang juga diterima luas di kalangan masyarakat seperti The Soft Machine pada tahun 1961, Nova Express pada tahun 1963, dan The Yage Letters pada tahun 1964.

Ketertarikan Burroughs Terhadap Dunia Musik

Perjumpaan Burroughs dengan Laurie Anderson, Sonic Youth dan Genesis P-Orridge membuatnya tertarik dengan dunia musik dan mereka pun berkolaborasi dalam musik hingga masuk dapur rekaman dan merilis sebuah album yang diambil dari karya novelnya yang berjudul Naked Lunch dan The Soft Machine di tahun 1965.

Sejak saat itu, Burroughs semakin dikenal luas dalam bidang musik, dan membuatnya menjadi salah satu orang yang paling berpengaruh dalam perkembangan musik di daerah tersebut.

namun Burroughs sepertinya lebih memiliki ketertarikan dalam menulis, yang membuatnya kembali melanjutkan profesi sebelumnya sebagai penulis dan berhasil menerbitkan beberapa novel yang berjudul A Book of the Dead pada tahun 1971, and Exterminator pada tahun 1973, dan The Third Mind pada tahun 1978.

Burroughs juga dipercaya menulis skenario sebuah film yang berjudul The Last Words of Dutch Schulz pada akhir tahun 1973 dan mengerjakan sebuah proyek penulisan buku data sgp yang berisi tentang kisah hidupnya.

Kejadian pahit kembali harus menimpa Burroughs ketika putra sulungnya yang bernama Billy Burroughs jr yang juga seorang penulis harus meninggal dunia karena kecanduan alkohol dan over dosis narkoba pada tahun 1981.




top